AS Chamidi AS Chamidi Author
Title: Puisi: Melodi Cinta di Banda
Author: AS Chamidi
Rating 5 of 5 Des:
Melodi Cinta di Banda Kabut menyapu puncak bukit. Dingin. Pepohonan cemara pun menyamar.  Langit timur berubah. Coklat mer...

Melodi Cinta di Banda



Kabut menyapu puncak bukit. Dingin. Pepohonan cemara pun menyamar. 

Langit timur berubah. Coklat merah bata. Pagi. Pukul 05.05.

Merapi dan Sumbing cantik bersama kerlap-kerlip lampu rumahan di bukit nun jauh di timur sana.

Sementara bulan sisa purnama bulan ini bundar berkalang kabut.

Di Bukit Banda. Angin dingin menusuk tulang.

Tenda-tenda menggeliat. Anak-anak muda hilir mudik. Sibuk siapkan acara.

Pagi itu pagi spesial. Pagi dimana mereka merangkai tujuan. Upacara.

Ya, pagi ini tanggal tujuhbelas bulan Agustus. Negeri kami peringati kemerdekaannya!

Seratusan jiwa berkumpul satukan tekad. Kami anak bangsa. Kami anak negeri. Kami ingin tunjukkan bhakti.

Khidmat upacara pagi itu. Bahkan kaum difabel pun datang menginspirasi. Ikuti upacara bhakti negeri.

Mentari pagi hangatkan jiwa-jiwa patriotik. Di Bukit Banda kami serukan gegap nasionalistik. Tekad jangan pernah negeri kami diusik.

Merdeka!
NKRI harga mati.
Pancasila jaya.
Padamu negeri kami berjanji.


*keping dari Banda





Reaksi:

About Author

Advertisement

 
Top